Peristiwa sejarah merupakan suatu proses berkelanjutan karena ...
a. Terjadi
berbagai peristiwa silih berganti dari zaman ke zaman
b. Peristiwa
dikendalikan oleh manusia
c. Suatu
peristiwa yang terjadi berkelanjutan
d. Peristiwa
sejarah sebagai pendorong
e. Peristiwa
dapat mengendalikan manusia
Jawaban: a. Terjadi berbagai peristiwa silih berganti dari zaman ke zaman
Sejarah
merupakan suatu proses yang berkelanjutan, saling terhubung, dan membentuk
kesinambungan dalam perjalanan kehidupan manusia. Pernyataan bahwa peristiwa
sejarah merupakan suatu proses berkelanjutan karena terjadi berbagai peristiwa
silih berganti dari zaman ke zaman menegaskan bahwa sejarah bersifat dinamis,
tidak pernah berhenti, dan selalu mengalami perkembangan.
Sejarah sebagai Rangkaian Peristiwa yang Terhubung
Setiap
peristiwa yang muncul di masa lalu, baik yang berskala kecil maupun besar, akan
memengaruhi lahirnya peristiwa berikutnya. Hal ini sesuai dengan prinsip
kausalitas sejarah, yaitu hubungan sebab-akibat yang membuat satu peristiwa
mempengaruhi terjadinya peristiwa baru.
Misalnya,
kedatangan bangsa Eropa ke Nusantara pada abad ke-16 tidak hanya membawa
perdagangan rempah-rempah, tetapi juga menimbulkan kolonialisme yang kemudian
mendorong lahirnya perlawanan rakyat di berbagai daerah. Setelahnya kesadaran
nasional, organisasi pergerakan, hingga puncaknya pada Proklamasi Kemerdekaan
1945. Semua peristiwa saling terkait dan berkesinambungan.
Dinamika Sejarah: Silih Berganti dari Zaman ke Zaman
Pernyataan bahwa peristiwa sejarah berkelanjutan karena "terjadi silih berganti dari zaman ke zaman" menekankan adanya perubahan zaman yang tidak dapat dihindari. Setiap zaman membawa tantangan, budaya, serta sistem sosial yang berbeda. Dalam hal ini, sejarah memperlihatkan pola bahwa kehidupan manusia selalu bergerak maju:
- Zaman kuno: manusia hidup berburu, meramu, lalu beralih ke bercocok tanam.
- Zaman klasik: muncul kerajaan-kerajaan besar dengan sistem politik dan budaya yang mapan.
- Zaman kolonial: masyarakat mengalami penindasan sekaligus perkembangan ekonomi dan pendidikan.
- Zaman modern dan kontemporer: bangsa-bangsa memperjuangkan kedaulatan, membangun demokrasi, dan menghadapi globalisasi.
Setiap fase
tidak mungkin terlepas dari fase sebelumnya. Dengan demikian, sejarah merupakan
proses kesinambungan yang menggambarkan perjalanan manusia dari waktu ke waktu.
Peristiwa Sejarah sebagai Cermin Kehidupan
Peristiwa yang sudah terjadi di masa lalu menjadi pengalaman yang memengaruhi cara pandang masyarakat di masa kini. Itulah mengapa sejarah sering disebut sebagai guru kehidupan. Contohnya, pengalaman pahit penjajahan mengajarkan bangsa Indonesia tentang pentingnya persatuan dan kedaulatan.
Pengalaman krisis
ekonomi 1997–1998 mengajarkan pentingnya pengelolaan ekonomi yang transparan.
Semua itu memperlihatkan bahwa sejarah sebagai kesinambungan pengalaman yang
memberi arah bagi generasi berikutnya.
Perbandingan dengan Pilihan Jawaban Lain
Dalam soal pilihan ganda, terdapat opsi lain yang perlu dikritisi:
b. peristiwa dikendalikan oleh manusia
Sebagian benar, karena manusia memang pelaku
sejarah. Namun, tidak semua peristiwa sepenuhnya dikendalikan, banyak faktor
eksternal (alam, bencana, perubahan global) yang turut memengaruhi jalannya
sejarah.
c. suatu peristiwa yang terjadi berkelanjutan
Terlalu umum dan tidak menjelaskan
alasan mendasar mengapa sejarah berkelanjutan.
d. peristiwa sejarah sebagai pendorong
Kurang tepat, karena tidak semua peristiwa
berfungsi sebagai pendorong, ada juga yang menjadi penghambat perkembangan.
e. peristiwa dapat mengendalikan manusia
Keliru, sebab manusialah yang menjadi subjek
utama sejarah, bukan peristiwa yang mengendalikan manusia.
Dari
analisis tersebut, jelas bahwa jawaban a. terjadi berbagai peristiwa silih
berganti dari zaman ke zaman merupakan pilihan paling tepat dan logis.

