konsep waktu
dalam sejarah mencakup 4 hal, yaitu perkembangan, kesinambungan, pengulangan
dan perubahan. jelaskan hubungan ke-4 konsep tersebut!
Konsep waktu
dalam sejarah bukan sekadar urutan tahun atau penanda masa lalu, melainkan juga
cara untuk memahami dinamika kehidupan manusia dari masa ke masa. Empat konsep
utama yang menjadi kerangka analisis waktu dalam sejarah adalah perkembangan,
kesinambungan, pengulangan, dan perubahan. Keempatnya saling berkaitan dalam
menjelaskan sejarah umat manusia.
Perkembangan
Perkembangan
adalah proses bertahap dari sesuatu yang sederhana menuju bentuk yang lebih
kompleks, maju, atau dewasa. Dalam sejarah, perkembangan bisa terlihat pada
berbagai aspek, misalnya teknologi transportasi yang awalnya menggunakan tenaga
hewan, kemudian berkembang menjadi kapal uap, mobil, hingga pesawat modern.
Perkembangan ini menunjukkan adanya proses akumulatif dari masa ke masa yang
memperkaya kehidupan manusia.
Kesinambungan
Kesinambungan
berarti adanya unsur yang tetap bertahan meskipun terjadi perubahan dari masa
ke masa. Dalam sejarah, tidak semua hal hilang atau berganti total. Misalnya,
sistem kerajaan di Nusantara memang berubah menjadi republik setelah
kemerdekaan, tetapi nilai-nilai budaya seperti gotong royong, musyawarah, atau
penghormatan terhadap pemimpin tetap bertahan. Konsep ini menegaskan bahwa
sejarah tidak hanya tentang perbedaan zaman, melainkan juga kesinambungan
tradisi, nilai, dan pola hidup.
Pengulangan
Pengulangan
dalam sejarah adalah terjadinya kembali suatu pola peristiwa meskipun dalam
konteks yang berbeda. Misalnya, konflik perebutan kekuasaan telah berulang dari
masa kerajaan, kolonialisme, hingga era modern, meskipun tokoh dan bentuknya
berbeda. Dengan memahami pengulangan, sejarawan bisa melihat pola tertentu
dalam sejarah, sehingga sejarah berfungsi sebagai pelajaran untuk diambil
pelajaran.
Perubahan
Perubahan
adalah pergeseran kondisi sosial, politik, ekonomi, atau budaya dari bentuk
lama ke bentuk baru. Perubahan bisa bersifat lambat (evolusi) maupun cepat
(revolusi). Contohnya, Revolusi Industri di abad ke-18 mengubah cara hidup
masyarakat dari kehidupan agraris ke industrial. Perubahan tersebut yang
memberi dinamika baru dalam sejarah umat manusia.
Hubungan Keempat Konsep
Keempat konsep waktu ini saling terkait dan membentuk satu kesatuan dalam memahami sejarah. Perkembangan terjadi karena adanya proses kesinambungan dengan masa lalu, nilai-nilai yang bertahan menjadi fondasi bagi kemajuan baru.
Namun,
selalu ada perubahan yang menggeser pola lama dengan sesuatu yang baru. Meski
demikian, bisa kita menemukan pengulangan peristiwa atau pola dalam bentuk
lain, yang menunjukkan bahwa sejarah tidak benar-benar baru, melainkan bersifat
siklis.
Dengan kata
lain, sejarah adalah gabungan antara hal yang tetap (kesinambungan), yang
berubah (perubahan), yang berulang (pengulangan), dan yang maju (perkembangan).
Semua itu menjadikan sejarah sebagai ilmu yang dinamis, tidak hanya pada satu
titik waktu.

