Pak Didi akan melakukan asesmen untuk tujuan pembelajaran berikut :

 

Pak Didi akan melakukan asesmen untuk tujuan pembelajaran berikut:

Pak Didi akan melakukan asesmen untuk tujuan pembelajaran berikut:

 

Menyajikan hasil percobaan pemanfaatan gaya dan gerak serta pengaruhnya pada peristiwa di lingkungan sekitar.

 

Teknik asesmen yang tepat untuk digunakan oleh Pak Didi adalah

 

A. Melakukan observasi mengenai perkembangan pengetahuan murid mengenai gaya dan gerak.

B. Menggunakan tes tertulis pilihan ganda untuk mengetahui pemahaman murid mengenai pemanfaatan gaya dan gerak.

C. Melakukan projek mengenai pemanfaatan gaya dan gerak disertai laporan pelaksanaan projek.

D. Melakukan tes presentasi mengenai jenis-jenis gaya.

 

Jawaban: C. Melakukan projek mengenai pemanfaatan gaya dan gerak disertai laporan pelaksanaan projek.

 

 

Pemilihan teknik asesmen yang tepat diperlukan untuk mengukur keberhasilan pembelajaran dan memberikan penilaian bagi peserta didik. Asesmen bukan hanya sarana evaluasi, melainkan sebuah instrumen untuk mengetahui  pemahaman, keterampilan, dan bahkan potensi siswa. Kasus Pak Didi, seorang pendidik yang berencana mengasesmen tujuan pembelajaran "Menyajikan hasil percobaan pemanfaatan gaya dan gerak serta pengaruhnya pada peristiwa di lingkungan sekitar,".

 

 

Memahami Tujuan Pembelajaran Pak Didi

Sebelum memahami berbagai pilihan teknik asesmen, perlu untuk mengetahui tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan Pak Didi. Frasa dalam tujuan ini adalah "menyajikan hasil percobaan," "pemanfaatan gaya dan gerak," dan "pengaruhnya pada peristiwa di lingkungan sekitar." Dengan menghafal definisi atau mengidentifikasi jenis-jenis gaya, dan juga tentang kemampuan siswa untuk menerapkan konsep, melakukan investigasi, menganalisis data, dan mengkomunikasikan temuan dalam klingkungan sekitar.

 

Membandingkan Pilihan Asesmen yang Tersedia

Mari kita tinjau setiap opsi asesmen yang dipertimbangkan Pak Didi, menganalisis kekuatan dan kelemahannya dalam konteks tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

 

A. Melakukan Observasi Mengenai Perkembangan Pengetahuan Murid Mengenai Gaya dan Gerak

Observasi memungkinkan pendidik untuk memahami interaksi siswa, partisipasi, dan pemahaman yang tidak terungkap melalui tes formal. Dalam konteks perkembangan pengetahuan, observasi bisa sangat berguna untuk memantau kemajuan siswa dalam diskusi kelas, saat bekerja dalam kelompok, atau bahkan saat merancang ide-ide awal.

 

Namun, untuk tujuan pembelajaran Pak Didi yang menuntut penyajian hasil percobaan dan pemanfaatan konsep dalam peristiwa, observasi saja tidak memadai. Observasi cenderung bersifat kualitatif dan subjektif, sehingga sulit untuk mengukur kemampuan siswa dalam merancang, melaksanakan, menganalisis, dan menyajikan hasil eksperimen. 


Misalnya, bagaimana Pak Didi akan menilai keakuratan data percobaan siswa hanya melalui observasi ? Atau bagaimana Pak Didi akan mengevaluasi kedalaman analisis siswa terhadap pengaruh gaya dan gerak pada lingkungan sekitarnya ?.

 

B. Menggunakan Tes Tertulis Pilihan Ganda untuk Mengetahui Pemahaman Murid Mengenai Pemanfaatan Gaya dan Gerak

Tes pilihan ganda adalah metode asesmen yang efisien untuk mengukur pemahaman konseptual dan faktual dalam skala besar. Dengan menerapkan tes pilihan ganda maka dapat mengidentifikasi apakah siswa telah menguasai definisi, prinsip, atau fakta-fakta tertentu terkait gaya dan gerak. Jika tujuan Pak Didi hanya untuk memeriksa pemahaman dasar tentang konsep, tes pilihan ganda bida diterapkan.

 

Namun, seperti yang telah dibahas sebelumnya, tujuan Pak Didi yaitu "Menyajikan hasil percobaan" dan "pemanfaatan gaya dan gerak" membutuhkan keterampilan aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi. Tes pilihan ganda, pada umumnya, tidak bisa mengukur kemampuan siswa dalam merancang eksperimen, mengumpulkan dan menganalisis data, atau mengaplikasikan pengetahuan pada lingkungan sekitar. Dengan demikian, tes pilihan ganda akan memberikan gambaran yang parsial tentang pencapaian tujuan pembelajaran Pak Didi.

 

D. Melakukan Tes Presentasi Mengenai Jenis-jenis Gaya

Presentasi memang merupakan bentuk asesmen yang mendorong kemampuan komunikasi dan penyampaian informasi. Jika tujuan Pak Didi adalah agar siswa mampu menjelaskan secara verbal berbagai jenis gaya (misalnya, gaya gravitasi, gaya gesek, gaya dorong), maka tes presentasi bisa menjadi pilihan yang sesuai.

 

Namun, fokus tujuan pembelajaran Pak Didi adalah "menyajikan hasil percobaan pemanfaatan gaya dan gerak" dan "pengaruhnya pada peristiwa di lingkungan sekitar," bukan hanya "jenis-jenis gaya." 


Meskipun presentasi bisa menjadi bagian dari proses asesmen, membatasi presentasi hanya pada "jenis-jenis gaya" tidak sesuai dari tujuan pembelajaran, yaitu kemampuan melakukan percobaan, menganalisis data, dan menghubungkannya dengan peristiwa di lingkungan sekitar. 


Presentasi murni tentang jenis-jenis gaya tidak akan memberikan bukti yang cukup mengenai kemampuan siswa dalam melakukan penelitian ilmiah atau memahami aplikasi praktis dari gaya dan gerak.

 

C. Melakukan Projek Mengenai Pemanfaatan Gaya dan Gerak Disertai Laporan Pelaksanaan Projek

Inilah pilihan yang paling selaras dengan tujuan pembelajaran Pak Didi. Asesmen berbasis proyek, atau Project-Based Learning (PBL), dirancang agar siswa menerapkan pengetahuan dan keterampilan.

 


Berikut mengapa pilihan C menjadi yang paling tepat:

Menyajikan Hasil Percobaan

Sebuah proyek akan melibatkan siswa dalam merancang dan melaksanakan percobaan. Siswa akan terlibat dalam proses ilmiah seperti merumuskan hipotesis, mengidentifikasi variabel, mengumpulkan data, dan menginterpretasikan hasilnya. Hal itu memenuhi bagian "menyajikan hasil percobaan" dari tujuan pembelajaran.

 

Pemanfaatan Gaya dan Gerak

Proyek akan mendorong siswa untuk tidak hanya memahami konsep gaya dan gerak, tetapi juga bagaimana konsep-konsep tersebut dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi. Misalnya, siswa bisa diminta untuk merancang model jembatan yang memanfaatkan prinsip-prinsip gaya dan gerak, atau membuat alat sederhana yang menunjukkan bagaimana gaya dan gerak bekerja dalam kehidupan sehari-hari.

 

Pengaruhnya pada Peristiwa di Lingkungan Sekitar

Proyek memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi bagaimana gaya dan gerak memengaruhi fenomena di lingkungan sekitar. Siswa bisa melakukan percobaan tentang gesekan ban kendaraan, prinsip kerja tuas pada peralatan rumah tangga, atau bagaimana gravitasi memengaruhi benda jatuh. Proyek dapat dirancang untuk mensimulasikan atau menyelidiki peristiwa, yang secara langsung menjawab aspek ini dari tujuan pembelajaran.

 

Laporan Pelaksanaan Proyek

Laporan ini menjadi bukti konkret dari proses pemikiran siswa, kemampuan dalam menyajikan data secara sistematis, menganalisis temuan, menarik kesimpulan, dan merefleksikan proses percobaan. Laporan memungkinkan Pak Didi untuk mengevaluasi tidak hanya produk akhir, tetapi juga proses di balik pencapaian produk, termasuk keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan komunikasi tertulis.

 

 

Berdasarkan penjelasan tujuan pembelajaran Pak Didi dan perbandingan dengan berbagai pilihan asesmen, melakukan proyek mengenai pemanfaatan gaya dan gerak disertai laporan pelaksanaan proyek (C) jelas merupakan teknik asesmen yang paling tepat. 


Pilihan ini tidak hanya memungkinkan siswa untuk menunjukkan pemahaman konseptual, tetapi juga kemampuan mengaplikasikan pengetahuan melalui penelitian ilmiah, analisis data, dan komunikasi temuan dalam konteks yang sesuai.

LihatTutupKomentar