Kapan anda akan mempelajari pilihan belajar dari pmm

 

kapan anda akan mempelajari pilihan belajar dari pmm

Platform Merdeka Mengajar (PMM) merupakan sarana strategis bagi pengajar untuk mengembangkan kompetensi secara mandiri dan berkelanjutan. Salah satu fitur penting dalam PMM adalah Pilihan Belajar, yang dirancang untuk membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran sesuai dengan kebutuhan satuan pengajaran. Oleh karena itu, menentukan kapan dan bagaimana mempelajari pilihan belajar di PMM menjadi bagian penting dari perencanaan pengembangan diri sebagai pengajar profesional.

 

1. Mempelajari Pilihan Belajar di Awal Semester

Waktu yang tepat untuk mulai mempelajari Pilihan Belajar di PMM adalah awal semester atau awal tahun pelajaran. Pada fase ini, sebagai guru akan melakukan perencanaan pembelajaran, analisis kebutuhan murid, serta refleksi terhadap capaian pembelajaran sebelumnya. Dengan mempelajari pilihan belajar di awal semester, guru dapat:

  • Menyesuaikan topik pembelajaran PMM dengan kebutuhan kelas dan murid.
  • Menyelaraskan pengembangan kompetensi dengan perencanaan pembelajaran dan asesmen.
  • Mengintegrasikan hasil pembelajaran PMM ke dalam proses mengajar sejak awal.

Pendekatan ini menjadikan pembelajaran di PMM tidak bersifat terpisah, melainkan menyatu dengan perencanaan pembelajaran yang sedang dijalankan.

 

2. Berdasarkan Hasil Refleksi dan Evaluasi Diri

Pilihan Belajar di PMM juga ideal dipelajari setelah guru melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran. Refleksi ini dapat bersumber dari:

  • Hasil asesmen formatif dan sumatif murid
  • Umpan balik dari murid, rekan sejawat, atau kepala sekolah
  • Hasil rapor pengajaran atau data satuan pengajaran

Ketika guru menyadari adanya tantangan atau keterbatasan dalam pembelajaran, PMM menjadi sarana yang tepat untuk mencari solusi melalui modul, video inspiratif, atau pelatihan mandiri. Dengan demikian, waktu belajar ditentukan oleh kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.

 


3. Dilakukan Secara Rutin dan Berkelanjutan

Pengembangan kompetensi guru tidak bersifat instan, sehingga Pilihan Belajar di PMM sebaiknya dipelajari secara rutin dan berkelanjutan, misalnya satu hingga dua kali dalam satu bulan. Pola belajar yang konsisten ini membantu guru untuk:

  • Terus memperbarui wawasan dan strategi pembelajaran
  • Mengikuti perkembangan kebijakan dan proses pengajaran terkini
  • Menumbuhkan budaya belajar sepanjang hayat sebagai pengajar

Dengan jadwal yang teratur, guru tidak merasa terbebani dan dapat menikmati proses belajar secara lebih reflektif.

 

4. Menyesuaikan dengan Program Sekolah dan Pengembangan Karier

Selain faktor individu, waktu mempelajari Pilihan Belajar di PMM juga dapat disesuaikan dengan program sekolah, seperti implementasi Kurikulum Merdeka, kegiatan komunitas belajar, atau persiapan supervisi dan PKG. PMM dapat menjadi pendukung utama dalam meningkatkan kompetensi yang dibutuhkan untuk menjalankan peran guru secara optimal.

 

Saya akan mempelajari Pilihan Belajar di PMM secara terencana, fleksibel, dan berkelanjutan, yaitu pada awal semester, setelah melakukan refleksi pembelajaran, serta secara rutin sesuai kebutuhan pengembangan diri. Pendekatan ini memungkinkan pembelajaran di PMM menjadi tepat sasaran, berdampak pada kualitas pembelajaran di kelas, dan mendukung perwujudan guru sebagai pembelajar sepanjang hayat.


LihatTutupKomentar