Penulis Eropa yang sangat mendetail sewaktu memaparkan sejarah Jawa bernama ...
a. Van Leur
b. Valentijn
c. Van Damn
d. Thomas S.
Raffles
e. De Jonge
Jawaban: d. Thomas S. Raffles
Sejarah Jawa tidak hanya ditulis oleh para pujangga lokal melalui babad, kronik, dan naskah tradisional, tetapi juga oleh para penulis Eropa pada masa kolonial. Salah satu tokoh penting yang sangat mendetail sewaktu memaparkan sejarah Jawa adalah Thomas Stamford Raffles, seorang administrator kolonial Inggris yang pernah menjabat sebagai Gubernur Jenderal di Jawa (1811–1816).
Melalui karyanya yang
terkenal, The History of Java (1817), Raffles dianggap sebagai penulis Eropa
yang sangat detail dalam menggambarkan keadaan sosial, budaya, politik, dan
sejarah Jawa.
Artikel ini
akan menguraikan kontribusi Raffles, isi karyanya, kelebihan dan kelemahan
pandangannya, serta membandingkan dengan penulis Eropa lain pada masanya.
Latar Belakang Thomas Stamford Raffles
Thomas
Stamford Raffles lahir pada 6 Juli 1781 di Jamaika, dan sejak usia muda ia
bekerja di East India Company (EIC). Kariernya membawanya ke Asia Tenggara,
hingga akhirnya diangkat sebagai Gubernur Jenderal Inggris di Jawa setelah
Inggris berhasil menguasai wilayah ini dari tangan Belanda pada tahun 1811.
Pengalaman
birokrasi sekaligus ketertarikannya pada budaya setempat membuat Raffles
melakukan penelitian yang serius terhadap Jawa. Ia tidak sekadar menjalankan
tugas administratif, tetapi juga berusaha memahami kehidupan masyarakat, adat
istiadat, dan sejarah lokal.
Karya Utama: The History of Java (1817)
Karya terbesar Raffles adalah The History of Java, diterbitkan dalam dua jilid di London pada tahun 1817. Buku ini merupakan ensiklopedia tentang Jawa, dengan cakupan luas:
Sejarah Politik dan Dinasti Jawa
Raffles menelusuri sejarah kerajaan-kerajaan besar Jawa seperti Mataram, Majapahit, hingga kerajaan Islam. Ia menggunakan sumber lokal, termasuk babad dan naskah kuno, serta informasi dari para bangsawan Jawa.
Sistem Pemerintahan dan Hukum Adat
Ia menjelaskan struktur birokrasi tradisional, peranan raja, bangsawan, dan hubungan rakyat dengan penguasa. Raffles menilai sistem ini bersifat feodalistik dan menindas rakyat.
Ekonomi dan Pertanian
Raffles banyak membahas potensi pertanian Jawa, terutama padi, kopi, dan tebu. Ia mengkritik sistem tanam paksa ala VOC dan mencoba menawarkan sistem landrent (sewa tanah) sebagai solusi.
Kebudayaan dan Kesenian
Buku ini mendeskripsikan seni, musik gamelan, wayang, bahasa, arsitektur candi, hingga tradisi keagamaan.
Arkeologi dan Peninggalan Sejarah
Salah satu kontribusi terpenting Raffles adalah memperkenalkan candi Borobudur ke kancah Internasional. Ia mengirim tim untuk mendokumentasikan dan membersihkan candi tersebut, sehingga peninggalan budaya Jawa bisa dilestarikan.
Kelebihan dan Kontribusi Raffles
Pendekatan Ilmiah dan Sistematis
Berbeda dengan penulis kolonial Belanda sebelumnya yang cenderung fokus pada kepentingan dagang, Raffles menulis dengan perspektif yang lebih luas, mencakup budaya, ekonomi, hingga arkeologi.
Sumber Pengetahuan Barat tentang Jawa
The History of Java menjadi referensi utama bagi Eropa dalam memahami Jawa. Banyak ilmuwan, orientalis, hingga penguasa kolonial setelahnya menjadikan karya ini sebagai acuan.
Pelestarian Warisan Budaya
Usaha Raffles mendokumentasikan peninggalan sejarah Jawa, terutama Borobudur dan candi-candi lain, menjadi salah satu warisan intelektual penting.
Perbandingan dengan Penulis Eropa Lain
François Valentijn (Oud en Nieuw Oost-Indiën): Lebih berupa catatan perjalanan VOC, tidak sistematis, dan sarat kepentingan dagang.
- Van Dam: Menulis arsip VOC dengan orientasi administrasi, bukan budaya.
- De Jonge: Penyusun kumpulan arsip VOC, lebih fokus pada dokumentasi perdagangan.
- Van Leur: Sejarawan abad ke-20 yang lebih kritis terhadap historiografi kolonial, menekankan ekonomi sebagai kunci sejarah Indonesia.
Dibandingkan penulis lain, Raffles jauh lebih mendetail dalam memaparkan sejarah dan kebudayaan Jawa.
Thomas
Stamford Raffles merupakan penulis Eropa yang sangat mendetail dalam memaparkan
sejarah Jawa melalui karyanya The History of Java. Ia memberikan kontribusi
dalam memperkenalkan Jawa ke kancah Internasional, dengan pendekatan yang lebih
luas dibanding penulis kolonial lainnya.
Meski
karyanya tidak lepas dari bias kolonial dan keterbatasan interpretasi, The
History of Java tetap menjadi salah satu karya penting dalam historiografi
Indonesia. Raffles berhasil menggabungkan peran sebagai Gubernur, peneliti,
sekaligus “pengarsip” kebudayaan Jawa pada awal abad ke-19.

