Berikut ini tidak termasuk kegunaan sejarah adalah ...
a. Memberi
nilai edukatif
b. Memberi
inspiratif
c. Memberi
kesenangan
d.
Menghafalkan tahun-tahun dalam sejarah diluar kepala
e.
Memberikan pendidikan politik
Jawaban: d. Menghafalkan tahun-tahun dalam sejarah diluar kepala
Sejarah bisa
dipahami sebagai rangkaian peristiwa masa lalu yang harus diingat dan
dihafalkan. Namun, pandangan ini hanya menyoroti aspek teknis dari studi
sejarah, yaitu menghafal tanggal, nama, dan peristiwa. Sebenarnya, kegunaan
sejarah jauh lebih luas, mencakup aspek edukatif, inspiratif, hiburan
intelektual, hingga pembelajaran politik.
Pertama, sejarah memiliki nilai edukatif. Melalui pemahaman sejarah, seseorang bisa belajar mengenali pola sebab-akibat, memahami proses perubahan sosial, budaya, ekonomi, dan politik, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis.
Misalnya,
kajian mengenai Revolusi Industri di Inggris mengajarkan tentang dampak
teknologi terhadap masyarakat dan ekonomi, sehingga dapat menjadi pelajaran
bagi perkembangan industri modern di negara lain. Nilai edukatif yang
menjadikan sejarah sebagai sarana pembelajaran yang aktif, bukan sekadar
hafalan.
Kedua, sejarah juga bersifat inspiratif. Kisah perjuangan tokoh-tokoh besar, seperti Soekarno, R.A. Kartini, atau Nelson Mandela, memberi motivasi dan inspirasi bagi generasi sekarang. Inspirasi bukan hanya berupa penghormatan terhadap masa lalu, tetapi juga sebagai pendorong semangat untuk menghadapi tantangan masa kini.
Misalnya, ketekunan dan keberanian tokoh-tokoh sejarah dapat memotivasi
masyarakat untuk berinovasi, berpartisipasi dalam kehidupan sosial, atau
memperjuangkan hak-hak sipil.
Selain itu, sejarah memberikan kesenangan intelektual. Banyak orang menikmati membaca sejarah atau menonton dokumenter sejarah karena cara penyampaian narasi yang menarik, konflik yang dramatis, dan tokoh yang berkarakter kuat.
Hal ini
menunjukkan bahwa sejarah bukan sekadar hafalan, tetapi juga karya naratif yang
dapat menghibur sekaligus menambah wawasan.
Selai itu, sejarah juga berguna dalam pendidikan politik. Dengan memahami sejarah politik suatu negara atau wilayah, masyarakat dapat mengenali pola pemerintahan, strategi diplomasi, serta risiko konflik sosial dan politik.
Pemahaman tersebut
akan membentuk warga negara untuk lebih kritis, aktif dalam proses demokrasi,
dan lebih bijaksana dalam membuat keputusan politik.
Sebaliknya, aktivitas menghafalkan tahun-tahun dalam sejarah di luar kepala bukan termasuk tujua atau kegunaan sejarah. Menghafal tanggal tanpa memahami konteks dan maknanya tidak memberi nilai edukatif, inspiratif, atau pembelajaran politik.
Hal ini hanya aspek mekanis yang tidak mencerminkan tujuan dari ilmu sejarah.
Oleh karena itu, dalam konteks pendidikan modern, penguasaan fakta sejarah
harus disertai dengan pemahaman terhadap peristiwa sejarah.
Kegunaan
sejarah yang paling penting adalah mendidik, menginspirasi, memberikan
kesenangan intelektual, dan mengajarkan pelajaran politik, sementara hafalan
tahun-tahun dalam sejarah diluar kepala tidak termasuk dalam tujuan sejarah.
Dari pilihan
jawaban diatas, yang tidak termasuk kegunaan sejarah yaitu, d.) Menghafalkan
tahun-tahun dalam sejarah di luar kepala.

