Pada kolom capaian laporan rapor pendidikan terdapat spektrum warna ...
A. Hitam:
Buruk, Abu: Sedang, Putih: Baik
B. Merah:
Kurang, Kuning: Sedang, Hijau: Baik
c. Hitam:
Kurang, Abu: Sedang, Putih: Baik
D. Merah:
Buruk, Kuning: Sedang, Hijau: Baik
Jawaban: B. Merah: Kurang, Kuning: Sedang, Hijau: Baik
Ketika
membaca rapor, tidak semua pemangku kepentingan terutama guru, kepala sekolah,
dan pengawas memahami sepenuhnya sistematika penyajiannya. Salah satu aspek
yang menentukan dalam menafsirkan rapor adalah penggunaan spektrum warna pada
kolom capaian, yang memuat warna mengenai posisi atau performa sekolah terhadap
indikator mutu yang dinilai.
Memahami Sistem Kode Visual dalam Rapor Pendidikan
Kementerian
Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui
platform Rapor Pendidikan merancang sistem pelaporan berbasis visual dengan
tujuan memudahkan satuan pendidikan dalam memahami hasil evaluasi. Warna
menjadi indikator utama untuk menyampaikan pesan secara cepat dan intuitif.
Pada kolom capaian Laporan Rapor, tiga warna utama yang digunakan adalah:
- Merah: menunjukkan capaian yang masih rendah atau kurang, yang berarti indikator tersebut membutuhkan perhatian dan menjadi prioritas perbaikan.
- Kuning: mengindikasikan bahwa capaian berada dalam kategori sedang. Meskipun belum mencapai target ideal, posisi ini tidak sepenuhnya lemah, tetapi tetap memerlukan pemantauan dan pembenahan.
- Hijau: menandakan baik atau sudah berada pada standar mutu yang ditetapkan secara nasional. Menunjukkan sinyal positif, namun bukan berarti berhenti berinovasi.
Skema warna
ini tidak hanya memberikan identifikasi terhadap kondisi, namun juga
dimaksudkan sebagai refleksi dan perencanaan berbasis data, sebagaimana
ditegaskan dalam dokumen resmi Kemendikbudristek tentang Implementasi Rapor
Pendidikan.
Membandingkan Pilihan Jawaban, Mana yang Paling Tepat ?
Berikut
penjelasan keempat pilihan yang ada dalam soal-soal evaluasi pemahaman terkait
Rapor Pendidikan:
A. Hitam: Buruk, Abu: Sedang, Putih: Baik
Pilihan ini
keliru. Warna hitam, abu, dan putih tidak pernah digunakan dalam sistem
visualisasi capaian Rapor Pendidikan. Ketiganya bersifat terlalu netral dan
tidak memiliki konotasi emosional atau urgensi dalam membaca data.
B. Merah: Kurang, Kuning: Sedang, Hijau: Baik
Inilah
jawaban yang paling akurat dan faktual. Warna-warna tersebut selaras dengan
pedoman resmi yang dikeluarkan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi
Kemendikbudristek. Warna merah sebagai peringatan, kuning supaya hati-hati, dan
hijau sebagai simbol keberhasilan, telah terintegrasi dalam hampir semua
dashboard mutu pendidikan, termasuk Platform Merdeka Mengajar (PMM) dan ARKAS.
C. Hitam: Kurang, Abu: Sedang, Putih: Baik
Meski
sekilas tampak logis, penggunaan warna-warna monokrom seperti hitam, abu, dan
putih jelas tidak mencerminkan nilai fungsional dalam laporan berbasis warna.
Selain tidak digunakan oleh Kemendikbudristek, skema ini gagal menyampaikan
pesan visual kepada pengguna.
D. Merah: Buruk, Kuning: Sedang, Hijau: Baik
Pilihan ini
nyaris benar, namun secara terminologi, kata "buruk" dianggap terlalu
subjektif dan memiliki konotasi yang lebih berat dibanding kata
"kurang". Dalam dokumen resmi Kemendikbudristek, indikator yang
berada di posisi terendah lebih tepat disebut “kurang”, karena menyiratkan
adanya potensi dan bisa diperbaiki.
Data dan Referensi
Dalam buku
saku Panduan Pemanfaatan Rapor Pendidikan yang diterbitkan Kemendikbudristek
tahun 2022, disebutkan bahwa warna-warna indikator digunakan untuk mempermudah
pembacaan hasil evaluasi capaian indikator mutu berdasarkan rerata nasional dan
standar yang ditetapkan. Warna-warna tersebut tidak hanya representasi visual,
tetapi juga memuat data kuantitatif dan narasi perbaikan yang harus
ditindaklanjuti oleh satuan pendidikan.
Dengan demikian, pilihan yang benar dalam pertanyaan tentang spektrum warna pada kolom capaian Rapor Pendidikan adalah (B.) Merah: Kurang, Kuning: Sedang, Hijau: Baik
Sebuah
jawaban yang tak hanya benar secara teknis, tetapi juga mencerminkan filosofi
pendidikan yang berorientasi pada pertumbuhan, kolaborasi, dan perbaikan
berkelanjutan.