Rancangan properti pada pertunjukan pantoamim hendaknya ...
a. Jelas
b. Tegas
c. Efektif
dan efisien
d. Lugas
Jawaban: c. Efektif dan efisien
Sebagai seni
pertunjukan yang mengandalkan ekspresi tubuh dan mimik wajah tanpa menggunakan
dialog verbal, pantomim memiliki tantangan tersendiri dalam menyampaikan pesan
kepada penonton. Oleh karena itu, setiap aspek dalam pertunjukan
pantomim,
termasuk
rancangan properti, harus dirancang dengan cermat agar tidak hanya mendukung
penceritaan tetapi juga tidak mengganggu pementasan dari seni pantomim. Dalam
hal ini, rancangan properti pada pertunjukan pantomim hendaknya efektif dan
efisien.
Mengapa Rancangan Properti Harus Efektif dan Efisien ?
Efektivitas dan efisiensi dalam rancangan properti pantomim merujuk pada penggunaan aspek yang benar-benar diperlukan tanpa membebani atau mengalihkan perhatian dari aksi panggung. Efektivitas dalam konteks ini berarti properti yang digunakan harus mampu menyampaikan pesan secara jelas dan mendukung aksi yang dilakukan oleh aktor pantomim.
Sementara itu, efisiensi berkaitan dengan optimalisasi properti agar tidak berlebihan atau menghambat pergerakan aktor di atas panggung. Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh The International Journal of Performance Arts and Digital Media, efektivitas properti dalam seni pantomim memiliki korelasi dengan keterlibatan penonton.
Properti yang dirancang dengan baik dapat meningkatkan pemahaman penonton terhadap cerita yang disampaikan tanpa harus membuat pertunjukan kehilangan esensinya. Ketika diadakan pementasan, pantomim bahkan dapat mengandalkan imajinasi penonton, sehingga penggunaan properti harus seminimal mungkin tetapi tetap memiliki dampak maksimal.
Sebagai contoh, dalam pertunjukan pantomim klasik seperti "The Mime's Box", properti yang digunakan bisa sangat terbatas, tetapi penggunaan gestur tubuh yang tepat mampu membuat penonton membayangkan adanya kotak yang membatasi pergerakan aktor. Hal itu menunjukkan bahwa rancangan properti yang efektif adalah yang tidak berlebihan tetapi tetap mampu menyampaikan pesan dengan jelas.
Perbandingan dengan Pilihan Jawaban Lain
Jika
dibandingkan dengan opsi lain dalam pertanyaan diatas, pilihan
"jelas", "tegas", dan "lugas" memang memiliki
korelasi, tetapi tidak mencerminkan prinsip utama dalam perancangan properti
pantomim.
Jelas
Sebuah
properti dalam pantomim memang sebaiknya memiliki bentuk yang mudah dikenali
oleh penonton. Namun, kejelasan saja tidak cukup jika properti tersebut tidak
digunakan secara efektif dan efisien. Sebuah objek yang jelas tetapi tidak
mendukung cerita atau membebani panggung justru bisa menjadi hambatan dalam
pertunjukan. Sebagai contoh, properti berbentuk kotak pos yang nyata
mungkin terlihat jelas, tetapi dalam pantomim, ilusi seorang aktor yang
menirukan pengiriman surat tanpa kotak pos bisa jauh lebih menarik dan
interaktif.
Tegas
Ketegasan
dalam properti bisa berarti bentuk yang kontras dengan panggung. Meskipun
penting, ketegasan tidak selalu sejalan dengan prinsip pantomim yang
menitikberatkan pada ekspresi aktor. Jika sebuah properti terlalu tegas
dalam bentuk dan warna, justru dapat mendominasi panggung dan mengurangi daya
tarik ekspresi non-verbal yang diperankan oleh aktor pantomim.
Lugas
Lugas
berarti langsung ke intinya tanpa ada unsur berlebihan. Memang, properti
pantomim tidak boleh terlalu rumit, tetapi konsep lugas belum tentu
mencerminkan kebutuhan akan efisiensi dan efektivitas. Sebuah properti
yang lugas namun kurang fleksibel dalam penggunaannya dapat membatasi
kreativitas aktor dalam menciptakan berbagai adegan yang menarik.
Dalam seni
pantomim, setiap aspek pertunjukan harus disusun secara matang untuk memastikan
pesan dapat tersampaikan tanpa kata-kata. Properti yang digunakan harus
mendukung ilusi yang diciptakan oleh aktor, tidak mengambil alih fokus, serta
dapat digunakan dalam berbagai situasi dengan cara yang efektif dan efisien.
Oleh karena
itu, jawaban yang paling tepat untuk pertanyaan mengenai rancangan properti
dalam pertunjukan pantomim adalah C. Efektif dan efisien, karena prinsip ini
memastikan bahwa properti tidak hanya berfungsi optimal tetapi juga tidak
menghambat jalannya pertunjukan.
Dengan demikian, pantomim tetap mempertahankan esensinya sebagai seni yang mengandalkan ekspresi dan gerak tubuh dalam bercerita.

