Berikut ini yang merupakan kalimat tunggal adalah ...
a. Kami
mengerjakan projek setiap hari
b. Setelah
pulang sekolah, kami latihan yel-yel
c. Ibu guru
mengajar kami dan mengawasi saat ujian
d. Seringlah
melakukan senam pagi karena dapat menyehatkan tubuh
Jawaban: a. Kami mengerjakan projek setiap hari
Dalam tata
bahasa Indonesia, kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki satu
klausa. Klausa sendiri adalah satuan bahasa yang minimal terdiri atas subjek
(S) dan predikat (P). Struktur umum kalimat tunggal bisa berupa:
- S + P
- S + P + O (objek)
- S + P + O + K (keterangan)
- S + P + Pelengkap
Yang
terpenting, kalimat tersebut tidak memiliki lebih dari satu klausa dan tidak
ada hubungan setara atau bertingkat antarklausa.
Analisis Setiap Pilihan
a. Kami mengerjakan projek setiap hari
Berikut
penjelasan unsur-unsurnya:
- Subjek (S): Kami
- Predikat (P): mengerjakan
- Objek (O): projek
- Keterangan (K): setiap hari
Kalimat ini
hanya memiliki satu subjek dan satu predikat, sehingga hanya terdiri dari satu
klausa. Tidak ada kata hubung seperti dan, karena, setelah, atau lainnya yang
menggabungkan dua klausa. Oleh karena itu, kalimat ini termasuk kalimat
tunggal.
b. Setelah pulang sekolah, kami latihan yel-yel
Kalimat ini
terdiri dari dua bagian:
Setelah
pulang sekolah → bagian ini merupakan anak kalimat (klausa bertingkat) yang
berfungsi sebagai keterangan waktu.
Kami latihan
yel-yel → klausa utama.
Karena
terdapat hubungan bertingkat antara anak kalimat dan induk kalimat, maka
kalimat ini termasuk kalimat majemuk bertingkat, bukan kalimat tunggal.
c. Ibu guru mengajar kami dan mengawasi saat ujian
Mari kita
lihat unsur-unsurnya:
- Subjek: Ibu guru
- Predikat 1: mengajar
- Predikat 2: mengawasi
Dua predikat
ini dihubungkan oleh kata dan, yang menunjukkan hubungan setara. Artinya, ada
dua klausa yang digabungkan menjadi satu kalimat. Karena terdapat lebih dari
satu klausa yang setara, maka kalimat ini termasuk kalimat majemuk setara.
d. Seringlah melakukan senam pagi karena dapat menyehatkan tubuh
Kalimat ini
memiliki hubungan sebab-akibat yang ditandai dengan kata karena.
Bagian
pertama:
(Kamu)
seringlah melakukan senam pagi → klausa utama (subjek tersirat)
Bagian
kedua:
dapat
menyehatkan tubuh → klausa penyebab
Karena ada
hubungan sebab akibat yang menggabungkan dua klausa, maka ini termasuk kalimat
majemuk bertingkat, bukan kalimat tunggal.
Kalimat
tunggal hanya memiliki satu klausa (satu subjek dan satu predikat).
Dari keempat
pilihan, hanya kalimat: a. Kami mengerjakan projek setiap hari
yang
memenuhi ciri tersebut.
Pilihan
lainnya merupakan kalimat majemuk karena memiliki lebih dari satu klausa yang
dihubungkan oleh kata penghubung atau hubungan bertingkat.

