Acuan yang digunakan dalam penentuan kenaikan kelas adalah ...
a. Laporan
kemajuan belajar yang mencerminkan pencapaian siswa-siswi
b. Panduan
pembelajaran dan asesmen bagi pendidikan usia dini, dasar, dan pendidikan
menengah
c. Peraturan
Menteri Pendidikan no. 262 tahun 2022 mengenai pedoman penerapan kurikulum
d. Nilai
harian, ulangan, nilai ujian tengah semseter dan nilai ujian kenaikan kelas
Jawaban: a. Laporan kemajuan belajar yang mencerminkan pencapaian siswa-siswi
Kenaikan kelas merupakan salah satu keputusan penting dalam proses pendidikan karena berkaitan dengan keberlanjutan belajar siswa-siswi. Keputusan ini tidak boleh diambil secara sembarangan atau hanya berdasarkan satu jenis nilai tertentu. Oleh karena itu, diperlukan acuan yang tepat, adil, dan mencerminkan perkembangan siswa-siswi secara utuh. Dalam konteks kebijakan pendidikan saat ini, acuan utama dalam penentuan kenaikan kelas adalah laporan kemajuan belajar yang mencerminkan pencapaian peserta didik.
Pengertian Laporan Kemajuan Belajar
Laporan kemajuan belajar adalah dokumen yang berisi gambaran tentang perkembangan siswa-siswi selama satu periode pembelajaran. Laporan ini tidak hanya menampilkan nilai akhir, tetapi juga mencakup:
- Capaian kompetensi pengetahuan
- Perkembangan keterampilan
- Sikap dan karakter siswa-siswi
- Catatan reflektif guru terhadap proses belajar
- Rekomendasi tindak lanjut pembelajaran
Dengan demikian, laporan kemajuan belajar merupakan rangkuman belajar siswa-siswi.
Mengapa Laporan Kemajuan Belajar Menjadi Acuan Utama
Jawaban a. Laporan kemajuan belajar yang mencerminkan pencapaian siswa-siswi merupakan pilihan yang tepat karena beberapa alasan berikut:
Bersifat Holistik
Laporan kemajuan belajar menilai siswa-siswi secara menyeluruh, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan yang tidak hanya mengejar nilai akademik.
Berorientasi pada Proses dan Perkembangan
Penentuan kenaikan kelas didasarkan pada proses belajar yang berkelanjutan, bukan hanya hasil akhir. Peserta didik dinilai berdasarkan perkembangan yang dicapai dibandingkan kondisi awalnya.
Selaras dengan Kurikulum Merdeka
Dalam Kurikulum Merdeka, penilaian menekankan asesmen formatif dan sumatif yang dirangkum dalam laporan kemajuan belajar. Fokus utama adalah pertumbuhan dan pencapaian kompetensi.
Mendorong Keputusan yang Adil dan Objektif
Dengan menggunakan laporan kemajuan belajar, guru memiliki acuan yang terdokumentasi dalam menentukan kenaikan kelas, sehingga keputusan tidak bersifat subjektif.
Analisis Pilihan Jawaban Lain
Untuk memperkuat pemahaman, berikut penjelasan mengapa pilihan lain kurang tepat:
b. Panduan pembelajaran dan asesmen bagi pendidikan usia dini, dasar, dan menengah
Panduan ini berfungsi sebagai pedoman pelaksanaan pembelajaran dan asesmen, bukan sebagai acuan dalam menentukan kenaikan kelas.
c. Peraturan Menteri Pendidikan No. 262 Tahun 2022
Peraturan menteri bersifat normatif dan memberikan kerangka kebijakan, tetapi tidak digunakan sebagai acuan penilaian setiap siswa-siswi.
d. Nilai harian, ulangan, UTS, dan ujian kenaikan kelas
Nilai-nilai
tersebut hanyalah bagian dari data asesmen. Jika digunakan secara terpisah,
penilaian menjadi tidak mencerminkan perkembangan siswa-siswi secara
menyeluruh.
Acuan yang
digunakan dalam penentuan kenaikan kelas adalah laporan kemajuan belajar yang
mencerminkan pencapaian siswa-siswi. Laporan ini memberikan gambaran utuh
tentang proses, perkembangan, dan hasil belajar siswa-siswi, sehingga keputusan
kenaikan kelas dapat diambil secara adil, objektif, dan berpihak pada
perkembangan anak.
Dengan
menjadikan laporan kemajuan belajar sebagai acuan utama, sekolah dan pendidik
turut memastikan bahwa kenaikan kelas bukan sekadar formalitas, melainkan
keputusan pedagogis yang bertanggung jawab.

