Sejarah menginformasikan pengetahuan disebut kegunaan sejarah sebagai ...
a. Ilham
b. Edukatif
c. Rekreatif
d. Intrinsik
e.
Instruktif
Jawaban: b. Edukatif
Sejarah
bukan sekadar catatan masa lalu yang tersimpan dalam buku atau arsip, melainkan
juga ilmu yang memiliki fungsi penting bagi kehidupan manusia. Dari sekian
kegunaan sejarah, salah satunya adalah fungsi edukatif. Ketika sejarah
menginformasikan pengetahuan sebagai media pembelajaran yang mendidik generasi
sekarang melalui peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi di masa lampau.
Makna Edukatif dalam Sejarah
Istilah
edukatif berasal dari kata education yang berarti pendidikan atau pengajaran.
Fungsi edukatif sejarah menekankan pada kemampuan sejarah dalam memberikan
pengetahuan, pemahaman, dan pelajaran hidup. Melalui proses mempelajari
sejarah, seseorang tidak hanya memperoleh data dan fakta, tetapi juga memahami
nilai, norma, serta pengalaman yang bisa dijadikan pedoman dalam kehidupan
sehari-hari.
Dengan
demikian, fungsi edukatif sejarah bukan hanya menyampikan informasi, melainkan
juga membentuk pola pikir kritis, sikap bijak, dan kesadaran pada generasi
muda.
Bentuk-Bentuk Kegunaan Edukatif Sejarah
Kegunaan edukatif sejarah dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, di antaranya:
- Pembelajaran moral: sejarah sarat dengan nilai moral, seperti keberanian, pengorbanan, kejujuran, maupun pengkhianatan. Contoh: kisah perjuangan Pangeran Diponegoro melawan Belanda mengajarkan tentang semangat patriotisme dan keteguhan prinsip.
- Pembelajaran politik: sejarah mengajarkan bagaimana dinamika kekuasaan terbentuk, dipertahankan, atau runtuh. Hal ini dapat menjadi pelajaran penting bagi pemimpin bangsa agar tidak mengulangi kesalahan masa lalu.
- Pembelajaran sosial: melalui sejarah, kita belajar memahami perubahan sosial, pola interaksi masyarakat, hingga dampak konflik. Misalnya, sejarah reformasi 1998 memberi pelajaran tentang pentingnya keterbukaan demokrasi.
- Pembelajaran budaya: sejarah juga menginformasikan warisan budaya yang menjadi identitas bangsa. Mempelajari peradaban Majapahit, Sriwijaya, atau Mataram, memberi kebanggaan sekaligus pemahaman tentang budaya.
Perbandingan dengan Kegunaan Sejarah Lainnya
Untuk memperjelas berikutt perbandingan fungsi edukatif dengan kegunaan sejarah lainnya:
- Ilham: sejarah memberi inspirasi atau gagasan baru, misalnya kisah tokoh-tokoh nasional yang mengilhami lahirnya karya seni, sastra, atau inovasi.
- Rekreatif: sejarah bisa menjadi hiburan, misalnya saat menikmati wisata sejarah di museum, candi, atau peninggalan bersejarah.
- Instruktif: sejarah berfungsi memberi petunjuk praktis, seperti strategi perang atau kebijakan ekonomi yang pernah berhasil.
- Intrinsik: sejarah memiliki nilai kebenaran objektif dan keilmiahan yang terkandung dalam penelitian sejarah.
Dari
perbandingan tersebut, jelas bahwa ketika sejarah dipandang sebagai sumber
pengetahuan dan pembelajaran, fungsinya adalah edukatif.
Pentingnya Fungsi Edukatif bagi Generasi Bangsa
Menghadapi tantangan globalisasi, masyarakat modern memerlukan kesadaran sejarah yang kuat. Fungsi edukatif sejarah membantu generasi muda:
- Menghargai jasa para pahlawan.
- Memahami identitas dan jati diri bangsa.
- Menghindari kesalahan masa lalu.
- Menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air.
Tanpa fungsi
edukatif, sejarah hanya akan menjadi kumpulan cerita masa lalu tanpa makna.
Padahal, esensi sejarah adalah memberikan pelajaran yang berguna untuk masa
kini dan masa depan.
Sejarah yang menginformasikan pengetahuan disebut kegunaan sejarah sebagai edukatif. Fungsi ini menjadikan sejarah bukan sekadar arsip masa lalu, tetapi sumber pendidikan yang mengajarkan nilai moral, sosial, politik, dan budaya.
Dengan memahami
fungsi edukatif sejarah, kita dapat belajar dari pengalaman terdahulu untuk
membangun kehidupan bangsa yang lebih baik.

