Contoh data yang dapat mudah diobservasi dan dicatat adalah

 

contoh data yang dapat mudah diobservasi dan dicatat adalah

Contoh data yang dapat mudah diobservasi dan dicatat adalah ...

 

a. Data perasaansekumpulan orang

b. Data pemrosesan komputer

c. Data fisik manusia

d. Data tentang pendapat beberapa orang

 

Jawaban: c. Data fisik manusia

 

Ketika menjalankan penelitian ilmiah, salah satu tantangan yaitu bagaimana menemukan data yang dapat diobservasi secara langsung dan dicatat dengan akurasi tinggi. Data yang dapat diobservasi memiliki karakteristik objektif, nyata, serta dapat diulang pengukurannya oleh peneliti lain tanpa ada perbedaan. 


Dari berbagai jenis data yang tersedia, data fisik manusia disebut sebagai contoh paling mudah diobservasi karena berkaitan dengan fakta biologis yang terukur, bukan pendapat subjektif.

 

Apa yang Dimaksud dengan Data Fisik Manusia ?

Data fisik manusia merujuk pada informasi yang diperoleh dari karakteristik biologis, fisiologis, atau penampilan jasmani seseorang. Hal ini mencakup tinggi badan, berat badan, warna kulit, sidik jari, bentuk wajah, ukuran lingkar kepala, hingga detak jantung. 


Menurut World Health Organization, data antropometri seperti tinggi dan berat badan digunakan dalam memantau status gizi dan kesehatan populasi di berbagai negara.

 

Sifat data fisik manusia cenderung stabil dalam periode tertentu dan dapat dicatat menggunakan instrumen pengukuran yang terstandarisasi, misalnya timbangan digital, alat ukur tinggi badan, atau perangkat biometrik. Karena dapat dilihat dan diukur secara langsung, data fisik manusia tergolong objektif.

 

 

Perbandingan dengan Jenis Data Lain

Untuk memahami mengapa data fisik manusia dianggap paling mudah diobservasi, maka perlu membandingkan dengan pilihan data lain dalam penelitian.

 

Data perasaan sekumpulan orang

Data ini sangat dipengaruhi subjektivitas. Misalnya, perasaan bahagia, marah, atau sedih yang dialami sekelompok individu sulit diukur secara akurat. Walaupun ada alat bantu seperti self-report questionnaire atau facial emotion recognition system, tetap ada subjektivitas karena perasaan merupakan aspek psikologis yang abstrak.

 

Data pemrosesan komputer

Data ini sebenarnya terukur, tetapi bukan objek yang bisa diobservasi secara langsung oleh manusia tanpa perangkat lunak atau kode. Data pemrosesan komputer membutuhkan sistem log atau perangkat khusus untuk merekam aktivitas, sehingga tidak sepraktis pengamatan fisik manusia.

 

Data tentang pendapat beberapa orang

Sama halnya dengan data perasaan, pendapat merupakan hasil refleksi subjektif individu. Satu pertanyaan dapat menghasilkan jawaban yang sangat beragam dan tergantung pada latar belakang, pengalaman, bahkan kondisi emosional responden. Dengan demikian, pendapat tidak bisa dikategorikan sebagai data yang mudah diobservasi secara objektif.

 

Jika dibandingkan dengan ketiga kategori di atas, data fisik manusia jauh lebih jelas, konkret, dan dapat dicatat tanpa bergantung pada pendapat pribadi.

 

 

Penggunaan Data Fisik dalam Berbagai Bidang

Di bidang kependudukan, data fisik seperti usia biologis, jenis kelamin, serta golongan darah menjadi bagian penting dari identitas resmi seseorang yang tercatat di dokumen negara. Bahkan, dalam keamanan digital, teknologi biometric authentication seperti pengenalan sidik jari, pemindaian retina, dan pengenalan wajah, mengandalkan data fisik sebagai sistem keamanan yang lebih akurat.

 

 

Kelebihan dan Keterbatasan Data Fisik Manusia

Namun, menganggap data fisik manusia sempurna juga keliru. Meskipun relatif objektif, data ini tidak lepas dari keterbatasan. Contohnya, pengukuran tinggi badan atau berat badan bisa dipengaruhi oleh kondisi teknis alat atau cara pencatatan yang kurang teliti. Selain itu, data fisik tidak selalu mampu menjelaskan situasi sosial, psikologis, atau budaya.

 

Di sisi lain, keunggulannya data fisik yang dapat diukur, dan hasil pengukuran bisa dibandingkan lintas individu maupun kelompok secara ilmiah.

 

 

Jika membahas tentang data yang paling mudah diobservasi dan dicatat, maka jawaban yang paling tepat adalah data fisik manusia. Karena, dapat diukur menggunakan instrumen standar, serta memiliki reliabilitas dalam penelitian. 


Berbeda dengan data perasaan, pendapat, atau pemrosesan komputer yang membutuhkan interpretasi tambahan atau perangkat teknis tertentu, data fisik bersifat langsung dan objektif.

LihatTutupKomentar