Yang tidak termasuk dalam tari berdasarkan jumlah penari adalah ...
a. Tari
kelompok
b. Tari
berpasangan
c. Tari
massal
d. Tari
tunggal
e. Tari
kreasi
Jawaban: e. Tari kreasi
Berbagai macam bentuk tarian telah berkembang seiring waktu, dipengaruhi oleh budaya, tradisi, serta perubahan sosial dan politik. Setiap jenis tarian memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda, termasuk dalam hal jumlah penari yang membawakannya. Secara umum, kategori tarian berdasarkan jumlah penari dapat dibagi menjadi beberapa jenis, seperti tari tunggal, tari berpasangan, tari kelompok, dan tari massal.
Namun, ketika kita mempertimbangkan kategori salah satu pilihan jawaban diatas, ada satu istilah yang tidak termasuk, yaitu "tari kreasi." Untuk memahami mengapa "tari kreasi" tidak termasuk dalam kategori berdasarkan jumlah penari, penting untuk terlebih dahulu memahami definisi dan karakteristik dari kategori-kategori lainnya.
1. Tari Tunggal
Tari tunggal, seperti namanya, merupakan jenis tarian yang dibawakan oleh satu orang penari. Dalam tari tunggal, seluruh perhatian penonton terfokus pada gerakan dan ekspresi satu orang penari, sehingga penari memiliki kebebasan untuk menunjukkan keahlian dan interpretasi pribadinya terhadap tarian.
Contoh dari
tari tunggal termasuk tari Jaipong dari Jawa Barat dan tari Pendet dari Bali.
Tari tunggal seringkali dipertunjukkan untuk mengekspresikan cerita atau
gerakan tertentu secara pribadi, dan penari harus memiliki keterampilan agar
bisa menarik penonton dengan performanya sendiri.
2. Tari Berpasangan
Tari berpasangan melibatkan dua orang penari yang bekerja sama untuk menggerakkan tarian dengan suatu tema atau cerita melalui gerakan yang terkoordinasi. Dalam tari berpasangan, interaksi antara kedua penari menjadi factor utama, dan tarian berpasangan seringkali mencerminkan hubungan antara kedua penari, baik itu hubungan romantis, persahabatan, atau masalah.
Tari berpasangan bisa
ditemukan dalam berbagai budaya, seperti tari Salsa dari Amerika Latin dan tari
Tango dari Argentina. Kedua penari harus memiliki kemistri satu sama lain agar
menciptakan kesesuaian dalam gerakan.
3. Tari Kelompok
Tari kelompok merupakan jenis tarian yang melibatkan tiga atau lebih penari yang bergerak secara bersama-sama dalam sebuah formasi yang telah ditentukan. Tari kelompok sering digunakan untuk menggambarkan kisah bersama atau menunjukkan kebersamaan dan solidaritas di antara para penari.
Contoh dari tari kelompok
termasuk tari Saman dari Aceh, di mana penari duduk berbaris dan melakukan
gerakan tangan yang terkoordinasi dengan cepat. Tari kelompok membutuhkan
koordinasi yang sangat baik di antara para penarinya, karena gerakan harus
dilakukan secara serentak dan harmonis untuk menciptakan gerakan tarian yang
indah.
4. Tari Massal
Tari massal adalah bentuk tarian yang melibatkan sejumlah besar penari, seringkali dalam skala yang sangat besar. Tarian massal biasanya digunakan untuk merayakan acara besar atau upacara tertentu, di mana ribuan penari bisa terlibat. Tari massal sering dilakukan di ruang terbuka dan menjadi simbol kebersamaan dan kekuatan bersama.
Contoh dari tari massal bisa ditemukan dalam upacara pembukaan atau
penutupan Olimpiade, di mana ratusan atau bahkan ribuan penari ikut serta dalam
pertunjukan yang spektakuler. Tari massal memerlukan tingkat koordinasi yang
luar biasa, dan setiap penari harus mengikuti koreografi untuk memastikan
keseragaman gerakan.
5. Tari Kreasi: Bukan Berdasarkan Jumlah Penari
"Tari
kreasi" merupakan istilah pada tarian yang diciptakan sebagai hasil dari
perubahan atau pengembangan dari tarian tradisional. Tari kreasi bisa
melibatkan satu penari, dua penari, atau bahkan sejumlah besar penari,
tergantung pada visi koreografer. Tari kreasi tidak terikat oleh jumlah penari,
melainkan oleh kreativitas dan perubahan dalam menciptakan gerakan, musik, dan
tema yang baru.
Tari kreasi
menjadi wadah untuk ekspresi artistik yang bebas, di mana batasan-batasan
tradisional bisa diabaikan atau diubah sesuai dengan kebutuhan artistik. Tari
kreasi merupakan perubahan atau adaptasi dari penari untuk bereksperimen dengan
gerakan, struktur, dan konsep baru dalam seni tari. Contoh dari tari kreasi
bisa ditemukan dalam berbagai festival seni kontemporer, di mana tarian-tarian
baru dipertunjukkan.
Perbandingan Pilihan Jawaban Lain
Dari
penjelasan di atas, jelas bahwa jawaban yang tepat untuk pertanyaan "Yang
tidak termasuk dalam tari berdasarkan jumlah penari adalah …" adalah
"tari kreasi." Tari kreasi tidak sesuai dengan kategori berdasarkan
jumlah penari karena lebih merupakan kategori yang didasarkan pada kreativitas
dan perubahan daripada pada jumlah penari yang terlibat.
a. Tari
kelompok, b. Tari berpasangan, c. Tari massal, dan d. Tari tunggal semuanya
adalah kategori yang jelas berdasarkan jumlah penari. Setiap jenis tari
tersebut mendefinisikan jumlah penari yang spesifik, baik itu satu, dua,
beberapa, atau banyak. Namun, e. Tari kreasi tidak memiliki kaitan langsung
dengan jumlah penari.
Sebaliknya, tari kreasi merupakan proses penciptaan dan perubahan dalam tarian, yang dapat melibatkan berapa pun jumlah penari sesuai dengan kebutuhan pementasan seni tari. Dengan demikian, tari kreasi memang merupakan pengecualian dalam konteks kategori berdasarkan jumlah penari, menjadikannya jawaban yang tepat untuk pertanyaan diatas.

