Gamelan sandur berasal dari daerah yang berasal dari ...
a.
Kalimantan
b. Madura
c. Sulawesi
d. Maluku
Jawaban: b. Madura
Salah satu
seni tradisional yang menarik perhatian adalah gamelan sandur, sebuah bentuk
pertunjukan musik yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Meskipun banyak yang
belum begitu familiar dengan gamelan sandur, dalam perkembangan musik
tradisional di Indonesia, khususnya di daerah Madura.
Asal-Usul Gamelan Sandur
Gamelan
sandur bukan sekadar bentuk musik, tetapi juga sebuah simbol dari kehidupan
sosial masyarakat Madura. Berasal dari pulau Madura, yang terletak di sebelah
timur laut pulau Jawa, gamelan sandur berfungsi buka sekadar
hiburan. Dalam masyarakat Madura, gamelan sandur dahulu digunakan untuk
mengiringi acara-acara adat, upacara keagamaan, dan kegiatan sosial lainnya.
Tercatat bahwa kesenian ini berkembang sejak abad ke-19 dan menjadi bagian dari
tradisi lokal Madura.
Menurut
penelitian yang dilakukan oleh para ahli musik tradisional, gamelan sandur
memiliki karakteristik yang berbeda dengan gamelan dari daerah lain. Alat musik
yang digunakan dalam gamelan sandur terdiri dari beberapa instrumen tradisional
seperti kenong, gong, saron, dan gambang. Keunikan gamelan sandur terletak
pada irama yang dinamis dan melodi yang menggugah, menciptakan alunan musik
yang khas dalam setiap pertunjukan. Bentuk yang sederhana namun syarat akan
makna menjadi sangat disukai oleh masyarakat Madura.
Madura: Tanah Lahir Gamelan Sandur
Madura, yang
terkenal dengan tradisi teater "lontar" dan "kerapan sapi",
juga dikenal sebagai tanah kelahiran gamelan sandur. Pulau ini, meskipun tidak
sebesar Jawa atau Bali dalam hal jumlah penduduk dan kemajuan ekonomi, memiliki
kebudayaan yang tak kalah penting. Gamelan sandur menjadi salah satu alat musik
tradisi musik Madura. Masyarakat Madura, yang sebagian besar berprofesi
sebagai petani, memiliki hubungan yang erat dengan alam.
Hal ini
tercermin dalam banyak aspek kehidupan, termasuk seni dan budaya. Gamelan
sandur muncul sebagai respons terhadap kebutuhan untuk merayakan
kehidupan, baik dalam suka maupun duka, dengan cara yang merangkul
nilai-nilai spiritual dan kebersamaan yang ada dalam masyarakat Madura. Setiap
nada yang dimainkan dalam gamelan sandur menggambarkan hubungan antara manusia,
alam, dan Tuhan.
Membandingkan Gamelan Sandur dengan Gamelan Daerah Lain
Ketika
membandingkan gamelan sandur dengan gamelan dari daerah lain di Indonesia, kita
dapat menemukan sejumlah perbedaan yang mencolok. Sebagai contoh, gamelan yang
berasal dari Jawa, seperti gamelan Bali atau gamelan Jawa, memiliki instrumen
yang lebih variatif. Gamelan Bali terkenal dengan penggunaan gong yang
besar dan irama yang cepat, sementara gamelan Jawa dikenal dengan suara yang
lebih lembut dan alunan yang lebih lambat.
Berbeda
dengan beberapa gamelan tersebut, gamelan sandur memiliki instrumen yang lebih
sederhana dan kurang bervariasi, namun tetap mampu menghasilkan harmoni musik.
Hal ini menandakan bahwa meskipun gamelan sandur tidak sekompleks gamelan
lainnya, tapi tetap berhasil menyampaikan pesan bagi pendengar. Gamelan sandur
lebih fokus pada kesederhanaan dan kedekatannya dengan alam, menjadi lebih
reflektif dan meditatif.
Keunikan Gamelan Sandur dalam Konteks Sosial dan Budaya Madura
Gamelan
sandur memiliki fungsi sosial yang penting di masyarakat Madura. Bukan hanya
digunakan dalam upacara ritual atau acara besar, tetapi juga dalam kehidupan
sehari-hari. Dalam budaya Madura, musik dan seni adalah sarana penting untuk
mempererat hubungan sosial antarwarga. Gamelan sandur, dengan irama, mengajak
masyarakat untuk merayakan momen-momen kebersamaan, baik dalam suka maupun
duka. Dalam perkembangannya, gamelan sandur juga mengalami berbagai
perubahan.
Dulu,
gamelan sandur hanya dimainkan oleh kalangan tertentu, tetapi kini semakin
banyak generasi muda yang mulai tertarik untuk mempelajari gamelan
sandur. Tentu saja, pengaruh zaman modern dan teknologi mempengaruhi cara
pertunjukan gamelan sandur dilakukan. Beberapa kelompok seni Madura bahkan
mulai menggabungkan elemen musik modern dalam pertunjukan, meskipun esensi dan
jiwa gamelan sandur tetap dipertahankan.
Mengapa Gamelan Sandur Berasal dari Madura ?
Gamelan
sandur berasal dari Madura karena faktor sejarah, geografi, dan budaya
masyarakatnya. Madura, yang dikenal dengan kearifan lokal yang sangat kental,
memiliki sejumlah tradisi yang bersifat kedaerahan. Keterikatan masyarakat
Madura dengan alam dan adat istiadat, yang tercermin dalam gamelan sandur,
memberikan identitas tersendiri bagi pulau ini.
Gamelan
sandur di Madura sebagai alat musik untuk memperkuat ikatan sosial dan budaya
juga tidak bisa dipisahkan dari pola kehidupan masyarakat setempat yang erat
dengan kegiatan pertanian. Gamelan sandur dimainkan saat acara panen atau
upacara adat sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas hasil bumi yang
melimpah. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika gamelan sandur lahir dari
tanah Madura, yang terkenal dengan kekayaan adat dan budaya.
Sebagai
kesimpulan, gamelan sandur adalah salah satu warisan budaya dari Madura. Dengan
karakteristiknya yang unik dalam kehidupan masyarakat Madura, gamelan sandur
terus menjadi simbol tradisi budaya lokal. Meskipun banyak jenis gamelan yang
berasal dari daerah berbeda di Indonesia.
Gamelan
sandur, yang berasal dari Madura, tetap menjadi cerminan identitas budaya
daerah setempat, meskipun saat ini semakin jarang ditemukan dalam bentuk yang
asli. Untuk memastikan bahwa warisan budaya ini tidak punah, penting bagi
generasi muda untuk terus melestarikan dan mengenalkan gamelan sandur sebagai
bagian dari tradisi budaya bangsa Indonesia.
Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa jawaban yang tepat untuk pertanyaan mengenai asal-usul gamelan sandur adalah b. Madura, karena faktor sejarah dan budaya di pulau Madura.

