Berikut ini merupakan pernyataan tepat mengenai pengertian kerajinan bahan keras ...
a. Kerajinan
yang memiliki nilai fungsi hias
b. Kerajinan
yang memiliki nilai fungsi pakai
c. Kerajinan
yang dibuat dengan media utama benda keras
d. Kerajinan
yang dibuat berdasarkan kreativitas dan dan kerja keras
Jawaban: c. Kerajinan yang dibuat dengan media utama benda keras
Kerajinan
bahan keras adalah bagian dari seni kriya yang berkembang sebagai wujud
kreativitas manusia dalam memanfaatkan material keras untuk
menciptakan benda yang memiliki nilai estetika maupun fungsi.
Secara umum,
pengertian kerajinan bahan keras mengacu pada proses pembuatan karya kerajinan
yang menggunakan bahan-bahan utama berupa material keras, seperti
kayu, logam, kaca, keramik, atau batu.
Pernyataan
yang paling tepat mengenai kerajinan bahan keras adalah opsi C: Kerajinan yang
dibuat dengan media utama benda keras, karena definisi ini menegaskan ciri khas
mendasar dari kerajinan tersebut.
Penjabaran Jawaban yang Tepat
Kerajinan
yang dibuat dengan media utama benda keras secara langsung menjelaskan wujud
dari kerajinan bahan keras. Media utama yang digunakan dalam kerajinan benda
keras meliputi material keras seperti kayu, logam, batu, kaca, dan keramik.
Proses pembuatannya membutuhkan teknik khusus yang disesuaikan dengan sifat
material, seperti ukiran, pahat, pengelasan, atau pencetakan.
Produk
kerajinan bahan keras mencakup berbagai benda seperti patung kayu, perhiasan
logam, hiasan dinding dari kaca, dan perabotan rumah tangga berbahan keramik.
Karakteristik utama dari kerajinan bahan keras yaitu materialnya lebih awet,
sehingga tidak hanya berfungsi sebagai aspek estetika tetapi juga memiliki
nilai fungsional.
Karakteristik utama kerajinan bahan keras adalah:
- Material Utama: Media yang
digunakan adalah bahan keras seperti kayu jati, logam tembaga, kaca,
keramik, atau batu marmer.
- Teknik Pembuatan: Kerajinan ini
melibatkan teknik seperti ukir, cor, cetak, atau pembentukan
lainnya yang menyesuaikan sifat material.
- Nilai Fungsi dan Estetika:
Selain untuk keindahan (hias), kerajinan bahan keras juga
memiliki fungsi pakai, seperti furnitur atau alat rumah tangga.
Sebagai
contoh, seni ukir Jepara menggunakan kayu jati sebagai bahan dasar yang tidak
hanya menghasilkan furnitur, tetapi juga tahan lama. Contoh lain adalah
kerajinan logam di Yogyakarta, seperti keris atau gamelan, yang melambangkan
keindahan budaya sekaligus memiliki nilai fungsi dalam tradisi.
Pembahasan Pilihan Jawaban
a. Kerajinan yang memiliki nilai fungsi hias
Pilihan ini
tidak sepenuhnya salah, tetapi kurang spesifik. Memang benar banyak kerajinan
bahan keras yang diciptakan untuk fungsi hias, seperti patung atau ornamen
kayu. Namun, pernyataan ini tidak mencakup keseluruhan kerajinan bahan keras
yang juga memiliki nilai fungsi pakai. Oleh karena itu, pilihan ini terlalu
sempit untuk mendefinisikan pengertian kerajinan bahan keras secara menyeluruh.
b. Kerajinan yang memiliki nilai fungsi pakai
Mirip dengan
opsi A, pernyataan ini juga benar pada situasi tertentu, tetapi tidak cukup
luas. Banyak kerajinan bahan keras, seperti meja, kursi, atau alat dapur dari
kayu, memang memiliki nilai fungsi pakai. Namun, pengertian kerajinan bahan
keras tidak hanya terbatas pada fungsi pakai, karena aspek estetika juga
menjadi bagian penting.
c. Kerajinan yang dibuat dengan media utama benda keras
Pilihan ini
adalah jawaban yang paling tepat. Pernyataan ini mencakup pengertian kerajinan
bahan keras, yaitu penggunaan material keras sebagai media utama. Kerajinan
bahan keras tidak hanya tentang fungsi hias atau pakai, tetapi juga wujud
material yang digunakan dalam pembuatannya. Kejelasan definisi ini menjadikan
opsi C sebagai jawaban yang benar.
d. Kerajinan yang dibuat berdasarkan kreativitas dan kerja keras
Pernyataan
ini benar secara umum, karena semua kerajinan memang membutuhkan kreativitas
dan kerja keras. Namun, definisi ini terlalu luas dan tidak spesifik mengacu
pada kerajinan bahan keras. Oleh karena itu, opsi ini tidak dapat dianggap
sebagai jawaban yang tepat.
Kerajinan
bahan keras adalah wujud dari keahlian dalam mengolah material keras menjadi
benda yang memiliki nilai fungsi dan estetika. Dari analisis pilihan jawaban,
opsi C: Kerajinan yang dibuat dengan media utama benda keras adalah pernyataan
yang paling tepat, karena sesuai dengan definisi kerajinan bahan keras.
Kerajinan bahan keras bukan sekadar produk yang fungsional atau estetis, tetapi juga menjadi wujud dari keterampilan, kreativitas, dan tradisi yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

