Karakteristik atau ciri dari teks eksplanasi ialah ...
a. Isinya
memuat fakta
b. Muatannya
didasarkan pada pendapat/opini
c. Adanya
langkah prosedur
d. Memuat
unsur kekonyolan
Jawaban: a. Isinya memuat fakta
Teks
eksplanasi merupakan salah satu bentuk tulisan yang berfungsi untuk menjelaskan
bagaimana atau mengapa suatu peristiwa alam, sosial, atau budaya terjadi. Ciri
utama dari teks eksplanasi yaitu isinya yang berbasis pada fakta, sebuah unsur
yang tak dapat dipisahkan dari tujuan eksplanasi itu sendiri.
Teks
ekspanasi tidak mengandung opini atau spekulasi penulis, tetapi memiiki fakta
pada kenyataan yang dapat diverifikasi. Namun, untuk memahami lebih lanjut
mengapa fakta menjadi unsur utama dalam teks eksplanasi, kita perlu mengetahui
ciri-ciri lainnya dan membandingkannya dengan yang ada dalam pilihan jawaban
lainnya.
Memuat Fakta Sebagai Unsur Utama
Fakta
merupakan data atau informasi yang bersumber dari realitas dan dapat dibuktikan
kebenarannya melalui bukti konkret. Teks eksplanasi sering digunakan dalam
sains, pendidikan, dan analisis sosial untuk menjelaskan informasi kepada
pembaca secara logis dan sistematis.
Misalnya,
sebuah teks eksplanasi tentang gunung meletus akan menjelaskan proses geologi
yang melatarbelakangi peristiwa ersebut dari terbentuknya tekanan di dalam
bumi, hingga pelepasan magma ke permukaan.
Semua
penjelasan berbasis pada fakta ilmiah yang telah terbukti dan dipahami oleh
komunitas ilmiah, bukan sekadar asumsi atau interpretasi bebas. Dengan
demikian, fakta bukan hanya menjadi isi dari teks eksplanasi, tetapi juga
penentu keabsahan informasi yang disampaikan.
Perbandingan dengan Pilihan Jawaban Lain
Agar lebih
memahami mengapa fakta merupakan ciri utama dari teks eksplanasi, mari kita
bandingkan pilihan jawaban lainnya:
b. Muatannya Didasarkan pada Pendapat/Opini
Pilihan (b)
secara jelas bertentangan dengan pengertian dari teks eksplanasi. Opini
merupakan pernyataan yang subjektif dan tergantung pada sudut pandang
seseorang, bukan pada bukti nyata atau data ilmiah.
Dalam teks
yang bertujuan memberikan penjelasan tentang suatu peristiwa, pendapat dari
opini dapat mengaburkan fakta dan mengurangi kredibilitas tulisan. Misalnya,
jika seseorang menyisipkan pendapat dalam teks tentang banjir,
seperti
"Saya rasa banjir disebabkan karena orang-orang tidak peduli
lingkungan", teks tersebut tidak lagi berbasis pada fakta, melainkan
spekulasi atau asumsi personal. Oleh karena itu, pilihan (b) tidak sesuai untuk
mendefinisikan karakteristik teks eksplanasi.
c. Adanya Langkah Prosedur
Langkah
prosedur lebih cocok menjadi ciri dari teks prosedural, bukan eksplanasi. Teks
prosedural memberikan petunjuk atau instruksi yang harus diikuti untuk mencapai
hasil tertentu, seperti bagaimana memasak makanan atau cara mengoperasikan
alat.
Meski teks
eksplanasi sering kali memiliki urutan logis dalam menjelaskan suatu hal,
tujuan utamanya bukan untuk mengarahkan pembaca melakukan sesuatu, melainkan
memberikan pemahaman tentang mengapa dan bagaimana peristiwa tersebut terjadi.
Sebagai
contoh, teks eksplanasi tentang siklus air akan menjelaskan tahapan-tahapan
perubahan air dari laut ke awan hingga kembali ke laut dalam bentuk hujan,
tetapi bukan memberikan instruksi kepada pembaca tentang cara melakukan sesuatu
terkait siklus air tersebut.
d. Memuat Unsur Kekonyolan
Kekonyolan
atau humor sangat tidak sesuai dalam teks eksplanasi. Teks eksplanasi harus
tetap serius dan fokus pada informasi yang tepat. Humor atau unsur kekonyolan
dapat mengganggu alur logika yang diperlukan untuk memahami informasi secara
akurat.
Jika kita
membayangkan teks eksplanasi tentang gempa bumi yang diisi dengan unsur humor,
pembaca akan kehilangan kejelasan dan keseriusan informasi yang disampaikan.
Misalnya, pernyataan seperti “Gempa terjadi karena bumi sedang bergurau dengan
keraknya” tidak hanya salah secara ilmiah, tetapi juga mengaburkan fakta yang
sangat penting.
Keunggulan Memuat Fakta dalam Teks Eksplanasi
Fakta memberikan kejelasan dan kepercayaan kepada pembaca bahwa apa yang mereka baca memiliki dasar yang dapat dipercaya. Informasi yang disajikan dalam teks eksplanasi tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga memberikan pengetahuan yang dapat digunakan di dunia nyata.
Dalam banyak kasus, teks eksplanasi digunakan untuk tujuan akademis, ilmiah, atau jurnalistik, di mana kebenaran informasi adalah hal yang utama. Sebagai contoh, ketika kita mempelajari teks eksplanasi tentang perubahan iklim, setiap poin harus didasarkan pada data ilmiah seperti suhu rata-rata global, tingkat emisi karbon dioksida, dan perubahan pola cuaca.
Fakta-fakta memungkinkan pembaca untuk memahami masalah dan mengambil tindakan berdasarkan informasi yang valid. Tanpa fakta, teks eksplanasi akan kehilangan esensi dan fungsinya untuk menjelaskan suatu informasi. Karakteristik utama teks eksplanasi adalah bahwa isinya memuat fakta. Fakta merupakan unsur yang untuk mendukung penjelasan yang diberikan dalam teks eksplanasi.
Dibandingkan dengan pilihan lain seperti opini, langkah prosedur, atau unsur kekonyolan, fakta menegaskan tujuan utama teks eksplanasi menjelaskan fenomena atau peristiwa dengan cara yang dapat dipahami, diuji, dan diverifikasi oleh pembaca. Fakta menjadikan teks eksplanasi lebih bisa dipercaya dengan pengetahuan yang akurat dan informatif.

