Rambu rambu memilih berita perlu kita hindari

 

Rambu rambu memilih berita perlu kita hindari

Rambu rambu memilih berita perlu kita hindari ...

 

a. Cermati alamat URL Situs

b. Periksa sumber berita

c. Judul propokatif dan sensasional

d. Melihat Fakta

 

Jawaban : c. Judul propokatif dan sensasional

 

Setiap hari telah terbit berbagai macam berita, baik dari media resmi maupun dari sumber yang tidak jelas. Sayangnya, tidak semua berita yang beredar mengandung kebenaran. Banyak berita palsu (hoaks), berita menyesatkan, hingga judul yang sengaja dibuat sensasional untuk menarik perhatian pembaca. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memiliki kemampuan literasi media dan memahami rambu-rambu dalam memilih berita.

 

Salah satu rambu utama dalam memilih berita adalah mencermati alamat URL situs. Media berita yang tepercaya biasanya memiliki alamat situs yang jelas, profesional, dan konsisten. Situs abal-abal bisa saja meniru nama media terkenal dengan sedikit perbedaan huruf atau menggunakan domain yang tidak lazim. Dengan memperhatikan URL, pembaca dapat menghindari situs yang berpotensi menyebarkan informasi palsu.

 

Rambu berikutnya adalah memeriksa sumber berita. Berita yang baik selalu mencantumkan sumber yang jelas, baik itu narasumber, lembaga resmi, maupun data pendukung. Jika sebuah berita tidak menyebutkan sumber atau hanya menggunakan istilah samar seperti “kata seorang ahli” tanpa identitas yang jelas, maka berita tersebut patut diragukan. Memeriksa kredibilitas penulis dan media penerbit juga menjadi langkah penting untuk memastikan keakuratan informasi.

 

Selain itu, pembaca juga perlu melihat fakta dan isi berita secara menyeluruh, bukan hanya membaca judul. Banyak orang terjebak pada kebiasaan membaca judul saja tanpa menelusuri isi berita secara lengkap. Padahal, isi berita bisa jadi tidak sesuai atau bahkan bertolak belakang dengan judul. Berita yang berkualitas menyajikan data, fakta, dan penjelasan yang seimbang, bukan hanya opini atau asumsi.

 

Hal yang perlu dihindari dalam memilih berita adalah judul yang provokatif dan sensasional. Judul semacam ini dibuat untuk memancing emosi pembaca, seperti rasa marah, takut, atau terkejut. Judul provokatif dipakai dalam berita hoaks atau clickbait, yaitu berita yang bertujuan mendapatkan banyak klik tanpa memperhatikan kebenaran informasi. Jika sebuah judul terasa terlalu bombastis, berlebihan, atau memicu emosi, pembaca sebaiknya lebih waspada dan tidak langsung percaya.

 

Dengan memahami dan menerapkan rambu-rambu memilih berita, masyarakat dapat menjadi pembaca yang cerdas dan kritis. Sikap selektif dalam menerima informasi tidak hanya melindungi diri sendiri dari kesesatan informasi, tetapi juga membantu mencegah penyebaran hoaks di lingkungan sekitar. Pada akhirnya, literasi media menjadi kunci penting dalam membangun masyarakat yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan informasi.

LihatTutupKomentar